Sunday, March 30, 2014

6 Penawar Sakit Hati Terbaik Yang Diajarkan Rasulullah

sakit hati
sakit hati
Hampir setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya.
Baik dalam keluarga, bersahabat, mahupun bermasyarakat.
Sebagaimana sifat sedih dan gembira, rasa  ini adalah suatu kewajaran dalam hidup manusia.
Apatah lagi,  manusia adalah mahluk yang bersosial, yang dalam setiap interaksinya tidak lepas dari kekhilafan.
Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam.

Dari masalah yang simple hingga masalah besar, dapat menjadi penyebabnya.
Misalnya bermula dari perbezaan pendapat, adanya konflik atau ketidakserasian, sehingga iri hati dan dengki.
Bila perasaan ini dibiarkan terlalu lama membengkak dalam hati, maka akan tidak sihatlah hati itu. Pemiliknya pun akan stress dan tidak akan ceria. Lebih parah lagi, perkara ini dapat menjauhkan manusia dari RabbNya.
Na’udzubillaahi mindzaalik.
Bagaimana menangani rasa sakit hati, agar tidak menjemput dosa kepada kita sendiri?

Antara petua – petua yang diajarkan oleh Rasulullah untuk dijadikan penawar sakit hati adalah :

1. Muhasabah Diri
Sebelum kita menyalahkan orang lain, seharusnyalah kita melihat diri kita sendiri. Mungkin kita sakit hati oleh kata – kata saudara kita, padahal dia tak bermaksud menyakiti. Cuba bertanya pada diri sendiri, mengapa saudara kita  bersikap demikian.
Jangan-jangan kita sendiri yang telah membuat kesalahan kepadanya.

2. Menjauhkan Diri dari Sifat Iri Hati Dan Dengki
Iri hati dan dengki adalah beberapa ruang  yang menjadi pintu bagi syaitan untuk memasuki hati manusia.
Angan – angan yang berlebihan, dapat membuat seseorang buta dan tuli.
 Bila tidak dilandaskan iman, seorang yang berangan – angan cenderung akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dicitanya.
Demikian sifat iri hati dan dengki.
Sifat ini berasal dari kecintaan terhadap hal-hal yang bersifat material, kehormatan, dan pujian. Manusia tidak akan tenang bila dalam hatinya ada sifat ini.
Manusia juga tak akan pernah berasa bersyukur, kerana selalu merasa kurang. Dia selalu memandang ke atas, dan seolah tidak rela melihat orang lain memiliki kelebihan melebihi dirinya. Maka hapuskanlah terlebih dahulu sikap cintai dunia, sehingga dengki  menghilang
Rasulullah bersabda,
“Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang. Iaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian membelanjakannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

3. Menjauhkan Diri dari Sifat Amarah dan Keras Hati.
Bila marah telah timbul dalam hati manusia, kadangkala manusia bertindak tanpa pertimbangan akal. Jika akal sudah lemah, tinggallah hawa nafsu. Dan syaitan pun leluasa melancarkan serangannya, lalu mempermainkan diri manusia.
Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qashidin menyebutkan bahawa Iblis pernah berkata, “Jika manusia keras hati, maka kami akan membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola.”

4. Memupuk Sifat Pemaaf.
“Jadilah engkau pemaaf, dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” Surah Al-A’raf : 199.
Allah sang Khaliq, Maha Pemaaf terhadap hambaNya. Tak kira sebesar gunung atau sedalam lautan kesalahan seorang hamba, jika dia bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan pintu maaf selebar-lebarnya.
Kita sebagai manusia yang lemah, tidak sepatutnya berlaku sombong, dengan tidak mahu memaafkan kesalahan orang lain, sebelum dia meminta maaf. Insya Allah, dengan begitu, hati akan lebih terasa lapang.
Rasulullah bersabda,
“Bertakwalah kepada Allah di mana engkau berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, nescaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan bergaulah dengan manusia lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Hakim dan At-Tirmidzi).

5. Husnuzon (Berprasangka Baik).
Allah berfirman:
“Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebahagian kalian mengejek sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat : 12).
Adakalanya seorang muslim berburuk sangka terhadap seorang muslim lainnya sehingga dia memperkecilkan orang lain. 
Dia mengatakan macam-macam tentang orang lain, dan mengatakan dirinya lebih baik.
Tentu, perkara ini  yang tidak benar.
 Setiap muslim harus mengawasi diri terhadap titik-titik  yang cenderung untuk  memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka kepadanya.

6. Ikhlaskan Diri.
Ikhlas adalah kata yang ringan untuk diucapkan, tetapi cukup berat untuk dilakukanOrang yang ikhlas dapat meniatkan segala tindakannya kepada Allah.
 Dia tidak memiliki jiwa yang bersifat duniawi. Apabila Allah mengujinya dengan kenikmatan, maka dia bersyukur.
Bila Allah mengujinya dengan kesusahannya pun, dia bersabar.
Dia selalu percaya bahawa Allah akan sentiasa memberikan yang terbaik kepada hambaNya.
 Orang yang ikhlas akan lebih mudah menangani hatinyanya untuk selalu menyerahkan segalanya hanya kepada Allah. Hanya kepadaNyalah dia mengantungkan harapan.

Memaafkan  adalah bentuk rasa cinta yang tertinggi dan yang terindah,
Sebagai balasannya kita akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhingga.
Kadangkala, sulit membiarkan cinta membimbing kita pada saat hati kita disakiti oleh orang lain.
Tetapi, biarpun luka hati itu kecil atau besar kita tidak akan boleh benar-benar bahagia sebelum memberi maaf..

Doa Agar Mudah Tidur

tidur
tidur nyenyak dan tenang

اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ ، وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ ، وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ

يَا حَيُّ ، يَا قَيُّومُ ، أَنِمْ عَيْنَيَّ وَأَهْدِئْ لَيْلِي

Maksudnya : Ya Allah , telah malap bintang-bintang , dan telah tenang mata-mata manusia , dan Engkau maha berkuasa , Wahai yang Maha Berkuasa , lelapkanlah mataku dan tenangkanlah malamku ini .

Doa Supaya Mudah Tidur

Keterangan & Petua Beramal
Diriwayatkan oleh At-Tabraniy dan Ibn al-Sunni, dari Hajjaj bin Imran As-Sadusiy, dari Amru bin Al-Husain, dari Muhammad bin Abdillah dari Thaur bin Yazid dari Khalid bin Ma’dan dari Abdul Malik bin Marwan bahawa bapanya pernah mengatakan bahawa Zaid bin Thabit pernah mengadu kepada Nabi saw tentang penyakit tidak boleh tidur malam yang menimpanya, lalu baginda saw mengajarnya doa di atas .
Menurut hadith riwayat Ibnus Sunni, Zaid bin Thabit r.a yang mengalami masalah sukar untuk tidur (insomnia) akhirnya dapat tidur dengan nyenyaknya berkat beramal dengan doa yang diajar oleh Nabi saw ini .
Menurut pengarang buku Doa & Rawatan pesakit, doa ini boleh dibacakan pada pesakit dan air. Caranya iaitu, letakkan tangan kanan atas dahi semasa membaca doa dan tiup kedua belah biji matanya.
Air yang telah dijampi dengan doa ini boleh digunakan untuk diminum dan untuk mandi.

Meeting His Parents

When you’re in a relationship with someone for awhile, you begin to learn new things about them that you probably wouldn’t have discovered if you only just remained friends. You start spending more and more time together and you’re able to share most, if not all, of the different facets of your lifestyle with each other. Eventually, the opportunity will present itself to introduce your relationship to your family members, and this can be somewhat awkward and confusing at times. Maybe you’re unsure about whether or not your family will like him, and wondering if his family will accept you is even more nerve-racking. Let’s not forget that his parents are going to be very critical of you, especially since girls are held to a much higher standard in society than guys are. However, we should also remember that none of us are perfect, and there are many different ways to present yourself in a way that’s both unique and respectable.
“Mom. Dad. Meet… [insert your name here]“
Don't Panic
1. Don’t Panic.
There’s really no reason to be afraid of what might happen next. At this point, all they know about you is your name and your outward appearance. In fact, this is the very first thing that you should think about before you finally meet his parents for the first time. And hopefully you won’t have to think too hard about it, either. The most important part of your appearance is how comfortable it makes you feel. But it’s always a good idea to take into consideration what his parents might think of you based on how you’re dressed and/or how much makeup you’re wearing, etc.
At the end of the day, you don’t want to be in a position where you constantly feel like you have to “pretend” whenever you’re around them. One day, you might become part of the family and it only makes sense for them to accept you for who you really are. Wear whatever makes you feel at home, along with your beautiful smile, and you’re in great shape to embark on a fun, loving new relationship with your potential in-laws.

10 Quick and Healthy Snacks

Healthy snacks are important for both children and adults. Eating nutritious snacks can help you stay energized during the day, and help keep you from overeating at regular mealtimes or resorting to junk foods when hunger strikes. You can also use a healthy snack to bolster your nutritional intake over the course of your day.
Healthy snack options
"You should think of a quick snack as a mini-meal,” advises Debra J. Johnston, RD, registered dietitian and director of nutrition services at Remuda Ranch, a treatment program for eating disorders in Wickenburg, Ariz. “A healthy snack is a great opportunity to add the fruits, vegetables, fiber, protein, and dairy that you need in your diet. Mix your food groups and avoid unhealthy fats to snack smart."
10 Easy Snack Ideas
Here are healthy snack ideas that draw from different food groups to provide a good nutritional balance:
1. Up your dairy and fiber intake by mixing a 6-ounce container of plain, non-fat, Greek-style yogurt with 1/2 cup of berries and 1 tablespoon of ground flaxseed, says Lanah J. Brennan, RD, a registered dietitian in Lafayette, La., and a nutrition blogger.
2. Make your own trail mix. Start with raw almonds, chopped walnuts, and pistachios — look for nuts without added salt or oil. Then add raisins or dried blueberries and cranberries; again, be sure to look for those without added sugar.
3. Mix 1/2 cup of low-fat cottage cheese with 1/2 cup of no-sugar-added applesauce and sprinkle with cinnamon for a tasty dairy and fruit combination.
4. Dip sliced cucumbers, radishes, and grape tomatoes in hummus. You can substitute raw carrots or any other favorite vegetable for a great high-fiber snack.
5. One of the best healthy snacks is popcorn, says Johnston. It’s low in calories and provides good dietary fiber. For variety, try spraying popcorn with low-fat, olive oil-based cooking spray instead of adding butter.
6. An old snack favorite that combines vegetables and protein is “bugs on a log.” Spread peanut butter on a celery stick and then sprinkle with raisins or dried cranberries for a nutritious mini-meal.
7. Another quick and healthy snack is a half sandwich. Use whole-wheat bread and layer on some lean meat such as turkey for protein, a slice of cheese for dairy, and lettuce and tomato for vegetables.
8. For a snack you can carry in your pocket, a bag of toasted almonds can give you a quick boost that is loaded with protein, healthy fat, and fiber, advises Joan Salge Blake, MS, a registered dietitian and clinical assistant professor of nutrition at Boston University.
9. Healthy snacks can come from the freezer aisle, too. Frozen cubes of mango make a delicious snack. "Tropical fruit doesn't have to be just for vacation," says Blake. Frozen grapes and banana chunks are tasty, too.
10. Salsa is a great vegetable snack. One-half cup of salsa equals one vegetable serving. For a tasty salsa dipper, try whole-grain crackers.
Healthy snacks are not just a way to curb hunger during the day. A quick and easy snack can also be an opportunity to stick to your overall nutrition plan. "All foods can fit into a healthy meal plan when we incorporate balance, variety, and moderation," says Johnston.

7 Diet Habits You Should Drop Now

Read on for seven things you might think are helping you shed pounds, but could actually be sabotaging your weight loss and hurting your health.

habits that ruin your diet
We get it: With so much contradictory advice floating around about the best diets for weight loss, it's no wonder many of us end up confused about what we should eat for optimal well-being and a healthy weight.
Read on for seven things you might think are helping you shed pounds, but could actually be sabotaging your weight loss and hurting your health. If you can drop these harmful habits, you might just become a healthy eater for life.
7. Skipping breakfast. About 10 percent of the U.S. population, or 31 million Americans, skip breakfast, according to a 2011 survey. But according to a recent study from Tel Aviv university, breakfast is indeed the most important meal of the day -- especially for people who want to lose weight. The researchers put 93 obese women into two different groups and instructed them to eat a nutritionally similar diet of 1,400 calories a day. The only difference was that one group made breakfast their biggest meal (at 700 calories) and the second group made dinner their biggest meal (700 calories).
After 12 weeks, the group that had made breakfast their biggest meal lost an average of 18 pounds and three inches from their waist, while the big dinner group only lost seven pounds and 1.4 inches from their waists. Additionally, while both groups lost weight, those in the big dinner group actually had an increase in triglyceride levels, which is linked to heart disease, diabetes, hypertension and high cholesterol,

Tuesday, March 25, 2014

Stay Fit in Your Senior Years

As you get older, staying active is more important than ever. Research shows that regular exercise can ward off “silent strokes,” prevent falls, manage incontinence, and even improve your memory. One study, funded by the National Institute on Aging and conducted by researchers at four universities, found that moderate aerobic exercise increased the size of the hippocampus (a part of the brain that plays a role in memory) and improved spatial memory.
You may wonder, though, if you can keep up the same pace you once did. Can you still ride a bike, run some laps, and play a round of tennis? The answer can be yes, if you make the appropriate adjustments to your fitness routine.
Staying fit comes down to you and what you're comfortable with, says Carol Ewing Garber, PhD, associate professor of movement sciences at Columbia University and a registered clinical exercise physiologist who researches the role of exercise in senior health.
"In general, seniors should continue to do what they've always enjoyed doing,” Ewing Garber says. "Really, the caveat is that there may need to be some modifications. If it feels comfortable to you, there's no reason to change. But if you start to feel insecure, it might be time for a change."

Adapting Your Fitness Activities

Senior health experts say that a sedentary lifestyle can rob seniors of much of their health and enjoyment of life. Still, many older adults might be concerned about the safety of activities like bicycling, jogging, swimming, dancing, or tennis. The following health tips can help ease those concerns:
  • Pay attention to your body. "Exercise at a level where you feel like you’re working a bit, but it shouldn't feel extremely hard," Ewing Garber says.
  • Pay attention to your surroundings. "The hard part as people are getting older is they don't notice that they don't see as well, react as quickly, or have the same balance," says Ewing Garber.
  • Warm up and cool down before exercise. It's important that seniors warm up to help prepare the body for the workout to come, and they should also bring down their heart rate during a cool-down phase at the end of an exercise session.
  • Drink plenty of fluids. Don’t forget your fluids — even when you may not feel thirsty. Staying hydrated is always important, but especially on hot days.
  • Watch out for the weather. Seniors can be more vulnerable than others to extreme cold or heat. Be sure to dress appropriately, and move inside to exercise when the weather isn't cooperating.
  • Use the proper equipment. Wear a helmet when bicycling and comfortable shoes when running, for example. The right equipment can keep you safe and prevent injury.
  • Be prepared to change activities if you need to. Runners may develop knee problems and have to switch to another sport, warns Ewing Garber, acknowledging "that can be pretty traumatic for some people." But if you can find something else you like quickly, you won’t lose your fitness level.

Best Exercises for Senior Health

To stay fit in your senior years, focus on these three types of exercises:
  • Flexibility exercises. "The very easiest exercises are stretching and flexing, and they tend to become more important as people get older," Ewing Garber says. "[Seniors] tend to have range of motion problems in their joints. These exercises maintain the ability to get around and enjoy your life." Practices such as yoga or Pilates can improve flexibility; many gyms also offer stretching exercise programs designed for seniors. Try to stretch every single day. If you have problems with balance, be sure to do your stretching while sitting or lying down.
  • Strength exercises. "The next easiest may be strength exercises," Ewing Garber says. "Strong muscles are very important to daily living, whether you're getting out of a chair or carrying groceries. Strength training can reduce the rate at which your bones become weaker. If you have a little more muscle around the bone and you fall, it could help prevent a fracture." Try to perform strength exercises on all of your major muscle groups at least twice a week for 30-minute sessions, but don't exercise the same sets of muscles on back-to-back days. Start with lighter weights, and then move up as you gain in strength. And be sure to pay attention to your form to avoid injury. Especially when starting out, have an instructor spot you.
  • Aerobic exercises. Getting your heart rate up can benefit your entire body and make it easier for you to walk or perform just about any everyday activity. You should try to perform at least 30 minutes of moderate-intensity exercise nearly every day of the week. "The main concern would be if individuals have problems with balance," Ewing Garber says. "For example, they might want to switch to a treadmill versus walking outside." This modification can make the exercise safer.
Getting older shouldn’t mean surrendering to a sedentary lifestyle. Staying fit should remain a part of your daily routine.

Mentaliti bersenam dikalangan orang Malaysia

Agak sukar seseorang itu hendak memulakan satu-satu senaman, tambahan jika individu tersebut sememangnya jarang bersenam, bersenam sebulan sekali, dan yang paling teruk, tidak pernah bersenam langsung sepanjang tahun tersebut. Ada yang menjadikan alasan tak masuk akal seperti “kurang fit”, tak larat nak berlari, semput, tiada masa, dan berbagai-bagai lagi sebagai halangan untuk bersenam. Bukannya tiada alternatif, tetapi sengaja mencari alasan kerana hakikatnya, individu yang memberikan alasan itu MALAS BERSENAM.
Bersenam bukan bermaksud anda melakukannya untuk kurus, atau bila dah naik berat badan, baru terhegeh-hegeh hendak bersenam. Tetapi tujuan bersenam adalah lebih kepada peningkatan tahap kesihatan dan kekuatan fizikal. Senaman yang baik semestinya mensasarkan 5 pecahan berikut, iaitu
1. Kardiovaskular (stamina, jantung)
2. Daya tahan otot (stamina)
3. Kekuatan otot (strength)
4. Komposisi badan
5. Kelenturan
Namun disebabkan senaman menggunakan lebih banyak kalori berbanding aktiviti-aktiviti lain, disamping sesetengah daripadanya mampu meningkatkan kadar metabolisma jika dilakukan dengan betul, maka dengan itu ia merupakan “alat” yang berkesan dalam menurunkan berat badan! Konsep seperti ini harus difahami semua. Bersenam untuk kesihatan dahulu, kemudian barulah kepada kesan sampingannya, iaitu penurunan berat badan.
Tidak perlu hurai terlalu jauh, mari kita tinjau faktor utama dan terpenting di antara kelima-lima komponen tadi. Percaya atau tidak, kekuatan fizikal sebenar/utama manusia terletak pada jantungnya, dan bukan terletak kepada sejauh mana besarnya otot badan. Manusia mungkin boleh hidup jika ketiadaan otot tertentu, tetapi tanpa jantung, manusia itu mati.
Jantung yang sihat merupakan jantung yang boleh bekerja dengan effisien tanpa sebarang gangguan. Daripada jantung jugalah darah dapat dialirkan keseluruh badan, supaya otot-otot dan organ-organ dapat menjalankan fungsi yang sepatutnya.
Jantung
Dalam erti kata lain, jantung adalah enjin kita, jantung adalah penentu sejauh mana badan kita lancar berfungsi, dan semua fenomena ini berkait rapat dengan Metabolisma – sehebat mana badan kita bekerja, sehebat itu jugalah kadar metabolisma kita. Anggap sahaja senaman merupakan salah satu cara untuk kita servis enjin, yakni jantung kita. Cuba fikirkan, apa yang akan terjadi jika enjin kereta jarang diservis? Bagaimana pula dengan prestasi kereta tersebut?
Di samping itu, senaman yang memberikan fokus kepada daya tahan otot dan kekuatan otot (senaman pemberat atau weight training) juga mampu menggalakkan pertumbuhan otot (jika kena pada dietnya) dan ini penting kerana jumlah otot yang banyak bermaksud anda mempunyai kadar metabolisma yang tinggi dan kebarangkalian untuk berjaya mengekalkan berat badan adalah tinggi. Jika kita jarang bersenam, badan kita bukan sahaja ‘kurang’ otot, malah lemak-lemak juga semakin berkumpul, dan 1kg lemak menggunakan kurang kalori berbanding 1kg otot (membawa kepada rendah kadar metabolisma).
Oleh yang demikian, janganlah ditunggu lagi. Tidak perlu tunggu sehingga berat badan mencanak naik baru terhegeh-hegeh hendak bersenam. Keadaan akan menjadi lebih sukar jika tahap kesihatan jatuh teruk sehinggakan pada saat itu hendak bersenam pun tak dibenarkan oleh doktor. Kes paling mudah adalah arthritis, yang mana mudah dihidapi mereka yang mengalami obesiti untuk satu jangkamasa yang panjang. Ingatlah, mencegah itu lebih baik dari merawat. Jom kita bersenam?
Tahukah anda: Kebanyakkan selebriti yang mengekalkan wajah “awet muda” seperti Naseer Wahab menjadikan senaman sebagai rutin harian? Benar, senaman melambatkan proses penuaan!